Bahagia.

 Photo by Ryugi

 

Jika bahagia hanya tentang uang, apakah mereka yang tidak punya banyak uang tidak berhak bahagia?

Money can buy happiness rasanya tidak sepenuhnya benar. Boleh jadi iya, boleh jadi tidak. Tergantung pikiran anda.

Ada yang bahagia ketika bisa membeli Roll Royce Boat Tail yang hanya ada beberapa unit di dunia. Ada juga yang bahagia hanya karena dibelikan ice cream yang harganya cuma 20-an ribu rupiah.

Kebahagiaan itu relatif. Tiap manusia punya kebahagiaannya masing masing. 

Tidak ada kebahagian yang lebih tinggi ataupun yang lebih rendah, lebih besar ataupun kecil. Semuanya sama, cuma kebahagiaan.

Kebahagiaan itu adanya di sini, di lubuk hati kita yang paling dalam. Ia hanya bisa dirasa. Tak bisa diukur, juga bukan benda yang dibeli dengan uang.

Maka jangan heran banyak orang yang bisa bahagia walaupun dalam kesederhanaan, namun banyak juga orang yang membakar uang demi mendapatkan kebahagiaan.

Sebuah ironi.

Jadi, jangan merasa kalau hidup kita bersimbah dengan uang kita pasti bahagia. Belum tentu. 

Jangan juga meremehkan mereka yang bahagia karena hal kecil remeh - temeh. Belum tentu kita bisa merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan tersebut.

Seperti yang saya bilang tadi, bahagia itu soal hati. Bukan materi. Tak semuanya bisa dibeli.

Cukup adil kan.

Lalu, jika hidup adalah soal mencari kebahagiaan, kenapa sekarang kita berpikir semuanya hanya tentang uang?

Kita butuh kebahagiaan apa uang?

Komentar

  1. Aku butuh keduanya? Kebahagiaan dan uang 😅

    BalasHapus
  2. Yang penting jangan berlebihan :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Form for Contact Page (Do not remove)