Memaafkan.

Photo by Ryugi

 

Kalau ada satu permohonan terakhir tersisa, saya akan meminta untuk bisa memaafkan.

Saya bukanlah seorang pendendam. Saya hanya sulit untuk memaafkan. Sulit untuk melupakan. 

Saya tak ingin membalas. Pun tidak mengharap apapun kepada yang di atas. Saya hanya tidak ingin berurusan dengan mereka lagi. Seumur hidup saya.

Mau dibilang kalau memaafkan adalah perbuatan mulia dan sebagainya. Tetap saja, hati saya sulit untuk memaafkan. 

Because they don't really understand what i feel deep inside. 

Saya yang terluka. Bahkan terlalu membekas sehingga membuat dada saya sesak. Saya kesulitan bernafas. 

Serasa beban yang tak bisa kau lepaskan. Melekat bak cendawan yang kian menjalar.

Apa memang ini bawaan? Atau memang ini diri saya sebenarnya? Saya sendiri pun tidak menyukainya.

Apa saya belum bisa berdamai dengan diri saya sendiri? Bisa jadi. 

Saya hanya mampu bersembunyi pada waktu seolah semua hanya semu. 

Entah sampai kapan?

Ah, 

kenapa malam minggu ini terasa begitu sendu.

Komentar

Form for Contact Page (Do not remove)